Dalam peringatan 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU) MWC NU Kota Ponorogo mengadakan acara mujahadah dan kenduri 100 tumpeng sebagai wujud syukur dan doa bersama. Mujahadah dilakukan untuk memohon keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT, serta untuk memperkuat ikatan spiritual dengan Allah dan sesama umat Islam. Acara ini dihadiri oleh para kiai, Anggota DPRD, Anshor, Muslimat, Fatayat, IPPNU, Banser, Guru dan karyawan MI Ma’arif Mayak dan semua kalangan lembaga NU bersama-sama memanjatkan doa.
Kenduri 100 tumpeng juga diadakan sebagai simbol kebersamaan dan kesyukuran atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Tumpeng-tumpeng yang disajikan dibagikan kepada para hadirin sebagai doa dan keberkahan. Acara ini juga diisi dengan shalat Maghrib Berjama’ah kemudian shalat hajad, shalat Isya’ Berjama’ah dilanjutkan Tahlil dan tausiah yang disampaikan oleh para kiai dan ustadz, yang mengajak umat Islam untuk selalu bersyukur, berdoa, dan beramal sholeh. Dengan demikian, peringatan 100 tahun NU di MI Ma’arif Mayak menjadi momentum untuk memperkuat iman, meningkatkan kesadaran spiritual, dan mempererat tali silaturahmi antar umat Islam











